Pasar Otomotif Dalam Negeri Stagnan, Kemenperin Dorong Ekspor


Jakarta - Pasar otomotif Indonesia saat ini bisa dikatakan belum cukup subur dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan angka penjualan dalam negeri diprediksi masih akan mengalami stagnan alias tidak bergerak masih sekitar 1 jutaan unit.

"Memang pada tahun 2018 penjualan dalam negeri industri otomotif meningkat dan mencapai angka 1.151.413 unit. Namun angka tersebut terbilang stagnan," ujar Kepala Kompartmen Pengembangan Pasar Gaikindo, Yuniadi H. Hartono saat mengisi seminar Seminar Meningkatkan Daya Saing Produk Dalam Negeri di Pasar Global di Gedung Kemenperin pada Rabu (27/2/2019).



Dibanding dengan tahun 2017 dengan penjualan 1.079.886 peningkatan tersebut terbilang kecil dan relatif stagnan. Menyikapi hal itu, Kementerian Perindustrian saat ini tengah berusaha mendorong ekspor kendaraan rakitan lokal.

"Kita akan mendorong produksi kendaraan dalam negeri untuk ekspor, untuk impor memang sangat selektif dan terkendali. Untuk ekspor sangat kita dorong," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian RI, Putu Juli Ardika pada kesempatan yang sama.


Berdasarkan peta perjalanan industri 4.0 Putu mengatakan pada tahun 2021 akan memperkuat produksi dan ekspor kendaraan MPV (Multi Purpose Vehicle) dan LCGC (Low Cost and Green Car).

"Dari peta jalan menuju otomotif 4.0 target terdekat kita pada tahun 2021 memperkuat produksi lokal kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) yang mana juga diiringi dengan mempercepat ekspor mulai dari kendaraan jenis MPV dan LCGC," tutur Putu. (rip/lth)

SOURCE

PROMO XENIA LEBARAN
SANTO DAIHATSU
081 293 473 893 (CALL/HUNTING)
081 765 71 494 (WA BISNIS)
Share:

SALES EXECUTIVE

authorHai, Nama Saya Santo dan Saya adalah Sales Executive Tunas Daihatsu

Cari Blog Ini

Pengunjung Juga Melihat

Diberdayakan oleh Blogger.

Like Our Page

Wikipedia

Hasil penelusuran

Label

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Our Visitor